Top 3: Cara Indonesia Mengelak dari Hantaman Resesi

Liputan6.com, Jakarta - Indonesia diperkirakan akan jatuh dalam jurang resesi tahun ini. Sebab pertumbuhan ekonomi nasional diperkirakan minus beruntun pada kuartal II dan III 2020.

Namun, Indonesia disebutnya masih punya peluang selamat dari ancaman resesi. Ada beberapa strategi yang bisa diterapkan, seperti melakukan evaluasi stimulus perpajakan agar lebih berkolerasi terhadap serapan tenaga kerja.

Artikel mengenai cara Indonesia menghindari resesi menjadi salah satu artikel yang banyak dibaca. Selain itu masih ada beberapa artikel lain yang layak untuk disimak.

Lengkapnya, berikut ini tiga artikel terpopuler di kanal bisnis Liputan6.com pada Senin 3 Agustus 2020:

1. Indonesia Mampu Hindari Resesi, Ini Resepnya

Ekonom Institute for Development of Economics and Finance (Indef) Bhima Yudhistira memproyeksikan Indonesia akan jatuh dalam jurang resesi tahun ini. Sebab pertumbuhan ekonomi nasional diprediksi minus beruntun pada kuartal II dan III 2020.

Bhima bahkan buka kemungkinan jika ekonomi negara tetap sulit tumbuh pada 2021 mendatang. Penilaian itu diberikan akibat lemahnya penyaluran stimulus dalam program pemulihan ekonomi nasional (PEN) yang dilakukan pemerintah.

"Ada kemungkinan jika melihat realisasi PEN rendah. Ini tergantung dari keseriusan pemerintah dalam menurunkan kurva positif Covid-19," ujar dia kepada Liputan6.com.

Simak artikel selengkapnya di sini

 

2. Diskon Tarif Listrik Agustus Sudah Bisa Dinikmati, Simak Cara Dapatnya!

Petugas tengah patroli di dalam ruang panel listrik di Rusun Benhil, Jakarta, Kamis (5/11/2015). Pemerintah akan tetap memberikan subsidi listrik kepada pelanggan 450 Volt Ampere (VA). (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Petugas tengah patroli di dalam ruang panel listrik di Rusun Benhil, Jakarta, Kamis (5/11/2015). Pemerintah akan tetap memberikan subsidi listrik kepada pelanggan 450 Volt Ampere (VA). (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Pemerintah memperpanjang waktu pemberian bantuan keringanan biaya listrik hingga September. Pemberian diskon tarif listrik ini untuk pelanggan PLN dengan daya 450 VA dan 900 VA bersubsidi, Sosial dan Bisnis Kecil 450 VA.

Pemberian stimulus ini merupakan upaya pemerintah untuk meringankan beban masyarakat tidak mampu dan rentan dalam menghadapi masa pendemi COVID-19.

"Adanya kebijakan ini diharapkan dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak akibat pandemi global Covid-19 yang mengakibatkan lesunya perekonomian. Program pembebasan tagihan dan keringanan pembayaran tersebut dimaksudkan untuk melindungi masyakarat yang paling terdampak pandemi," kata Executive Vice President Corporate Communication and CSR PLN, Agung Murdifi.

Simak artikel selengkapnya di sini

 

3. 8 Hal Ini Sering Bikin Galau Perempuan Saat Belanja Pakaian, Benarkah?

Ilustrasi Orang belanja online (iStockPhoto)
Ilustrasi Orang belanja online (iStockPhoto)

Para pria cenderung dengan mudah menemukan apa yang diinginkannya saat belanja. Sebaliknya, perempuan cenderung menghabiskan lebih banyak waktu dan memikirkan banyak hal saat berbelanja, terlebih saat berkunjung ke mal.

Para wanita selalu berpikir keras saat hendak membeli sesuatu meskipun berbelanja adalah hobinya. Mereka seringkali membuat bingung dirinya sendiri dengan berbagai pertimbangan.

Sungguh berbeda dengan para pria yang bisa dengan cepat membeli keinginan atau kebutuhannya saat di mal. Penasaran apa saja yang sering membuat para perempuan bingung saat belanja? Apakah Anda juga mengalaminya?

Simak artikel selengkapnya di sini



from Liputan6 RSS https://ift.tt/2BSyZeR

Comments