Liputan6.com, Jakarta Kabar duka datang dari sektor energi. Salah satu petinggi di anak usaha BUMN energi meninggal dunia.
Beliau adalah Hadi M. Djuraid, Komisaris Pertagas yang merupakan anak usaha dari PT Pertamina (Persero) meninggal dunia pada Jumat (17/7/2020) pukul 11.30 WIB.
Artikel tentang wafatnya Hadi M Djuraid menuai perhatian pembaca Liputan6.com di kanal bisnis. Simak rangkuman 3 berita lainnya di kanal bisnis, Sabtu (18/7/2020):
1. Komisaris Pertagas Hadi M Djuraid Meninggal Dunia
Kabar duka datang dari industri minyak dan gas (migas). Hadi M. Djuraid, Komisaris Pertagas yang merupakan anak usaha dari PT Pertamina (Persero) meninggal dunia pada Jumat (17/7/2020) pukul 11.30 WIB.
"Inna lillahi wa inna ilaihi roojiuun. Telah wafat Bapak Hadi Mustofa Juraid, Komisaris Pertagas," tulis Manager Communication Relations dan CSR Pertagas Zainal Abidin dalam pesan singkatnya kepada Liputan6.com, Jumat (17/7/2020).
Saat ini jenazah telah disemayamkan di rumah duka daerah Cimanggis, Depok, Jawa Barat. "Semoga Almarhum di ampuni semua dosanya dan diterima semua amal ibadahnya," lanjut Zainal Abidin.
2. Heboh Mal Taman Anggrek Dijual Online Rp 17 Triliun, Benarkah?
Beberapa waktu belakangan, beredar informasi yang menyatakan kalau Mal Taman Anggrek, salah satu mal besar di Jakarta, dijual seharga Rp 17 triliun. Informasi tersebut dicantumkan dalam salah satu iklan di situs jual beli properti online.
Dalam situs tersebut dijelaskan keterangan lokasi mal serta informasi lain seperti adanya Sertifikat Hak Guna Bangunan, garasi yang dapat menampung 4.000 kendaraan, luas tanah 5.500 m2, luas bangunan 360.000 m2 dengan 8 lantai.
"Gedung Dijual: Mal Taman Anggrek. (Tanjung Duren) (Letjen S Parman), Tanjung Duren, Tomang, Jakarta Barat," demikian dikutip Liputan6.com, Jumat (17/7/2020).
Kabar ini direspons oleh manajemen Mall Taman Anggrek lewat keterangan resmi mereka di akun media sosial Instagram @maltamananggrek. Lewat unggahan story/cerita Instagram mereka, pihak manajemen membantah informasi penjualan mal di situs jual beli properti tersebut.
3. Mantan Anak Buah Menteri Edhy Angkat Bicara soal Pencopotannya
Mantan Direktur Jenderal (Dirjen) Perikanan Tangkap Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) Zulficar Mochtar menegaskan tidak menginginkan polemik terkait dirinya yang tidak lagi menjabat sebagai Dirjen Perikanan Tangkap. Zulficar mengaku sudah berbicara dengan Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.
"Ada polemik di publik tentang apakah mundur dan dimundurkan. Sudahlah. Tidak penting. Saya tidak akan mempertanyakan atau minta klarifikasi ke KKP. KKP rumah saya selama beberapa tahun ini. Rumah sahabat-sahabat saya. Saya cukup paham siapa bertugas apa dan suasana kebatinan di sana," kata Zulficar Mochtar dikutip dari Antara, Jumat (17/7/2020).
from Liputan6 RSS https://ift.tt/2WxrVvf
Comments
Post a Comment