Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah Jokowi-Ma'ruf berencana untuk menerapkan visa sementara bagi Warga Negara Asing (WNA) yang berkunjung ke Indonesia. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap penyebaran virus Corona.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, saat ini beberapa negara mendapat perlakuan khusus untuk masuk Indonesia, yaitu dengan bebas visa. Ke depan, pemerintah berencana untuk menerapkan visa sementara untuk beberapa negara, seperti Jepang, Korea, Italia, dan Iran.
Artikel mengenai rencana pencabutan bebas visa ini menjadi salah satu artikel yang banyak dibaca. Selain itu masih ada beberapa artikel lain yang layak untuk disimak.
Lengkapnya, berikut ini tiga artikel terpopuler di kanal bisnis Liputan6.com pada Jumat (6/3/2020):
1. Pemerintah Akan Cabut Kebijakan Bebas Visa untuk Jepang, Korea, Italia, dan Iran
Pemerintah Jokowi-Ma'ruf berencana untuk menerapkan visa sementara bagi Warga Negara Asing (WNA) yang berkunjung ke Indonesia. Upaya ini dilakukan sebagai bentuk antisipasi terhadap penyebaran virus Corona.
Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengatakan, saat ini beberapa negara mendapat perlakuan khusus untuk masuk Indonesia, yaitu dengan bebas visa. Ke depan, pemerintah berencana untuk menerapkan visa sementara untuk beberapa negara, seperti Jepang, Korea, Italia, dan Iran.
"Nanti yang masuk ke Indonesia, nanti mesti pakai visa, kan hari ini bebas visa. Sementara ini, sebulan dua bulan, bukan disetop, sementara," kata kata Erick di Jakarta, seperti ditulis Kamis (5/3/2020).
Erick mengatakan, dengan penerapan visa ini secara tidak langsung sekaligus mengecek kondisi warga asing yang bertolak ke Indonesia.
2. Dampak Corona, Harga Jahe Merah dkk Lebih Mahal dari Ayam Potong
Harga rempah tradisional, seperti jahe merah, kunyit, dan temulawak merangkak naik hingga melebih harga jual ayam potong per kilogramnya. Hal ini usai pengumuman dua orang di Indonesia positif terjangkit virus Corona beberapa hari yang lalu.
Bahkan, sejumlah pedagang di Pasar Jatinegara, Jakarta Timur, mengeluhkan stok jahe merah yang kini mulai langkah dan harganya telah melambung tinggi sejak tiga hari terakhir.
"Sekarang jahe merah, kunyit dan temulawak jadi rebutan. Khususnya jahe merah nih stok pada abis," ungkap Rokmat sambil merapikan dagangannya di Pasar Jatinegara, Jakarta, Kamis (5/3).
Harga jahe merah sendiri telah menyentuh Rp 90 ribu per kilogram, padahal sebelumnya hanya di bandrol Rp 40 ribu per kilogram. Kunyit sendiri kini di jual Rp 35 ribu per kilogram nya dari Rp. 25 ribu per kilogram. Sedangkan temulawak sekarang di banderol Rp 40 ribu per kilogram dari harga Rp 20 ribu per kilogram.
3. Insentif Pariwisata Ditunda, Sri Mulyani Sebut Waktunya Belum Tepat
Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menanggapi penundaan pemberian insentif untuk sektor pariwisata. Menurutnya, penundaan tersebut dilakukan dengan mempertimbangkan kebutuhan saat ini.
"Kalau mengenai diskon yang lain-lain kita lihat saja timingnya sesuai dengan kesiapan. Yang kalau memang timingnya nggak dianggap tepat ya kita bisa saja dimundurkan. Jadi kita fleksibel terhadap situasi dan demand atau permintaan dan situasi industri," ujarnya di Gedung OJK, Jakarta, Kamis (5/3).
Namun untuk insentif pajak hotel dan restoran tetap akan dilakukan. "Kalau yang efektivitas dari penurunan pajak hotel dan restoran tetap kita lakukan. Ini persiapan kita lihat kalau mereka dalam situasi yang menurun sekarang," paparnya.
Sri Mulyani melanjutkan, pemberian insentif pajak untuk hotel dan restoran sudah mulai dilakukan dengan kerja sama melalui Kementerian Dalam Negeri dan pemerintah daerah. Sementara itu, insentif pariwisata terus dibahas bersama dengan Kementerian Pariwisata.
Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini:
from Liputan6 RSS https://ift.tt/2IopDqR
Comments
Post a Comment