FOTO: Polisi Prancis Razia Warga Berkeliaran Saat Lockdown

Polisi memeriksa dokumen warga saat lockdown di depan Menara Eiffel, Paris, Prancis, Rabu (18/3/2020). Prancis mengerahkan puluhan ribu polisi untuk berpatroli selama lockdown akibat virus corona COVID-19. (Ludovic MARIN/AFP)
Polisi memeriksa dokumen warga saat lockdown di depan Menara Eiffel, Paris, Prancis, Rabu (18/3/2020). Prancis mengerahkan puluhan ribu polisi untuk berpatroli selama lockdown akibat virus corona COVID-19. (Ludovic MARIN/AFP)

Polisi memeriksa dokumen warga saat lockdown di depan Menara Eiffel, Paris, Prancis, Rabu (18/3/2020). Prancis mengerahkan puluhan ribu polisi untuk berpatroli selama lockdown akibat virus corona COVID-19. (Ludovic MARIN/AFP)

Polisi memeriksa dokumen pengemudi kendaraan saat lockdown di depan Menara Eiffel, Paris, Prancis, Rabu (18/3/2020). Pemerintah Prancis memberlakukan denda 135 Euro bagi warga keluar rumah tanpa pernyataan tertulis yang dibenarkan. (Ludovic MARIN/AFP)
Polisi memeriksa dokumen pengemudi kendaraan saat lockdown di depan Menara Eiffel, Paris, Prancis, Rabu (18/3/2020). Pemerintah Prancis memberlakukan denda 135 Euro bagi warga keluar rumah tanpa pernyataan tertulis yang dibenarkan. (Ludovic MARIN/AFP)

Polisi memeriksa dokumen pengemudi kendaraan saat lockdown di depan Menara Eiffel, Paris, Prancis, Rabu (18/3/2020). Pemerintah Prancis memberlakukan denda 135 Euro bagi warga keluar rumah tanpa pernyataan tertulis yang dibenarkan. (Ludovic MARIN/AFP)

Polisi memeriksa dokumen pengemudi kendraan saat lockdown di depan Menara Eiffel, Paris, Prancis, Rabu (18/3/2020). Otoritas Prancis hanya mengizinan warga keluar rumah untuk alasan penting dan darurat. (Ludovic MARIN/AFP)
Polisi memeriksa dokumen pengemudi kendraan saat lockdown di depan Menara Eiffel, Paris, Prancis, Rabu (18/3/2020). Otoritas Prancis hanya mengizinan warga keluar rumah untuk alasan penting dan darurat. (Ludovic MARIN/AFP)

Polisi memeriksa dokumen pengemudi kendraan saat lockdown di depan Menara Eiffel, Paris, Prancis, Rabu (18/3/2020). Otoritas Prancis hanya mengizinan warga keluar rumah untuk alasan penting dan darurat. (Ludovic MARIN/AFP)

Polisi memeriksa dokumen seorang wanita saat lockdown di Place d'Italie, Paris, Prancis, Rabu (18/3/2020). Prancis memberlakukan lockdown selama 15 hari ke depan mulai 17 Maret 2020. (Thomas SAMSON/AFP)
Polisi memeriksa dokumen seorang wanita saat lockdown di Place d'Italie, Paris, Prancis, Rabu (18/3/2020). Prancis memberlakukan lockdown selama 15 hari ke depan mulai 17 Maret 2020. (Thomas SAMSON/AFP)

Polisi memeriksa dokumen seorang wanita saat lockdown di Place d'Italie, Paris, Prancis, Rabu (18/3/2020). Prancis memberlakukan lockdown selama 15 hari ke depan mulai 17 Maret 2020. (Thomas SAMSON/AFP)

Polisi menghentikan kendaraan untuk memeriksa dokumen pengemudi saat lockdown di Place d'Italie, Paris, Prancis, Rabu (18/3/2020). Presiden Prancis Emmanuel Macron memerintahkan pembatasan ketat pada pergerakan warga di tengah pandemi virus corona COVID-19 yang terus memburuk. (Thomas SAMSON/AFP)
Polisi menghentikan kendaraan untuk memeriksa dokumen pengemudi saat lockdown di Place d'Italie, Paris, Prancis, Rabu (18/3/2020). Presiden Prancis Emmanuel Macron memerintahkan pembatasan ketat pada pergerakan warga di tengah pandemi virus corona COVID-19 yang terus memburuk. (Thomas SAMSON/AFP)

Polisi menghentikan kendaraan untuk memeriksa dokumen pengemudi saat lockdown di Place d'Italie, Paris, Prancis, Rabu (18/3/2020). Presiden Prancis Emmanuel Macron memerintahkan pembatasan ketat pada pergerakan warga di tengah pandemi virus corona COVID-19 yang terus memburuk. (Thomas SAMSON/AFP)

Polisi berjaga saat warga berbelanja ketika lockdown di Barbes Market, Paris, Prancis, Rabu (18/3/2020). Prancis menjadi negara dengan kasus virus corona COVID-19 terbanyak ketujuh di dunia. (JOEL SAGET/AFP)
Polisi berjaga saat warga berbelanja ketika lockdown di Barbes Market, Paris, Prancis, Rabu (18/3/2020). Prancis menjadi negara dengan kasus virus corona COVID-19 terbanyak ketujuh di dunia. (JOEL SAGET/AFP)

Polisi berjaga saat warga berbelanja ketika lockdown di Barbes Market, Paris, Prancis, Rabu (18/3/2020). Prancis menjadi negara dengan kasus virus corona COVID-19 terbanyak ketujuh di dunia. (JOEL SAGET/AFP)

Polisi menyisir area lapangan Esplanade du Trocadero dekat Menara Eiffel saat lockdown di Paris, Prancis, Rabu (18/3/2020). Sampai Selasa (17/3/2020), Prancis memiliki 6.633 kasus virus corona COVID-19 dengan 148 kematian. (Ludovic MARIN/AFP)
Polisi menyisir area lapangan Esplanade du Trocadero dekat Menara Eiffel saat lockdown di Paris, Prancis, Rabu (18/3/2020). Sampai Selasa (17/3/2020), Prancis memiliki 6.633 kasus virus corona COVID-19 dengan 148 kematian. (Ludovic MARIN/AFP)

Polisi menyisir area lapangan Esplanade du Trocadero dekat Menara Eiffel saat lockdown di Paris, Prancis, Rabu (18/3/2020). Sampai Selasa (17/3/2020), Prancis memiliki 6.633 kasus virus corona COVID-19 dengan 148 kematian. (Ludovic MARIN/AFP)



from Liputan6 RSS https://ift.tt/3b61bXG

Comments