Pukulan Keras Virus Corona Pada Industri Smartphone

Liputan6.com, Jakarta - Virus corona yang menyebar di sejumlah negara berdampak besar pada dunia. Selain darurat kesehatan, industri juga terkena dampak paling besar.

Tidak sedikit perusahaan yang terpaksa menunda operasional dan aktivitas produksinya akibat penyebaran virus ini.

Mengutip laman Ubergizmo, Kamis (20/2/2020), menurut analisis dari TrenForce, wabah virus corona memiliki dampak negatif yang sangat besar untuk industri smartphone secara keseluruhan.

Mereka mengatakan bisa saja produksi smartphone menurun 12 persen pada kuartal ini. Hal ini bisa dilihat dari pengiriman smartphone yang hanya menjadi sekitar 1.381 miliar unit.

Hal tersebut merupakan penurunan sebesar 1,3 persen yang menjadi penurunan terbesar sejak lima tahun terakhir.

 

Vendor Smartphone Bergantung Pada China

Warga berjalan melewati Apple Store yang tutup di Beijing, China, Selasa (4/2/2020. Belum diketahui bagaimana nasib Apple Store lainnya yang sudah ditutup sejak 1 Februari lalu lantaran wabah virus corona. (AP Photo/Mark Schiefelbein)
Warga berjalan melewati Apple Store yang tutup di Beijing, China, Selasa (4/2/2020. Belum diketahui bagaimana nasib Apple Store lainnya yang sudah ditutup sejak 1 Februari lalu lantaran wabah virus corona. (AP Photo/Mark Schiefelbein)

Penurunan ini tidak mengherankan, mengingat vendor smartphone bergantung pada China soal produksi.

Salah satu penbuat smartphone yang berbasis di China adalah Huawei yang juga merupakan pembuatan smartphone terbesar di dunia.

Penurunan ini mungkin akan berakhir dan akan pulih nantinya, tapi jangan heran kalau nantinya kamu kesulitan untuk mendapatkan smartphone favorit.

(Fitriah Nurul Annisa/Isk)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini



from Liputan6 RSS https://ift.tt/2PatnA5

Comments